ENG

Presiden RI Joko Widodo Buka KTT IORA 2017

Jakarta, IORA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka forum Indian Ocean Rim Association Business Summit dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT-IORA) 2017, di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (6/3).

Presiden hadir di JCC sekitar pukul 12.45 WIB. Dalam kesempatan itu ia kembali menegaskan keinginannya untuk memperkuat Indonesia sebagai poros maritim.

Kawasan Samudra Hindia merupakan kawasan yang luas. Ada 2,7 miliar penduduk tinggal di kawasan IORA. Banyak tantangan. “Namun, karena saya pernah jadi pengusaha, saya tahu dalam tantangan itu justru ada peluang,” kata Presiden.

Sementara itu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam laporan pembukaan Forum Bisnis, mengatakan ada 314 peserta yang hadir. Antara lain, Tiongkok, Jerman, Jepang, Prancis dan Inggris.

Sebelumnya, kepada media Mendag Enggartiasto menyatakan IORA adalah kekuatan geopolitik dan geoekonomi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kawasan ini adalah masa depan ekonomi dunia.

Saat ini menjadi momentum yang tepat mengingat pertumbuhan ekonomi beberapa negara anggota IORA terbilang tinggi. Peningkatan aktivitas perdagangan dan investasi IORA juga dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkelanjutan, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Lebih lanjut, Mendag menyampaikan perdagangan intra-regional IORA di tahun 2015 mencapai USD 777 miliar atau naik 300 persen dibandingkan tahun 1994 yang sebesar USD 233 miliar. Selain itu, Samudra Hindia merupakan 70 persen jalur perdagangan dunia, termasuk jalur distribusi minyak dan gas. Bahkan lebih dari setengah kapal kontainer dan dua per tiga kapal tanker minyak dari seluruh dunia melewati kawasan ini.

Tidak hanya itu, IORA mencakup kurang lebih 2,7 miliar penduduk (35 persen dunia). Namun, perannya baru 12 persen pangsa pasar dunia, 10 persen PDB global, dan 13 persen tujuan penanaman modal asing (PMA).

Selain itu, 96 persen perdagangan intra-IORA dikuasai enam negara, yaitu Singapura, Malaysia, India, Indonesia, Australia, dan Afrika Selatan. Beberapa negara yang tengah menjadi perhatian penting Pemerintah Indonesia dalam hal perdagangan adalah Bangladesh, Kenya, Mozambik, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, dan Iran.

Penyelenggaraan KTT IORA 2017 mengangkat tema 'Strengthening Maritime Cooperation for Peaceful, Stable and Prosperous Indian Ocean'. Acara berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 5-7 Maret 2017.

IORA beranggotakan 21 negara yakni Australia, Afrika Selatan, Bangladesh, Komoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Oman, Seychelles, Singapura, Somalia, Sri Lanka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Yaman, juga tujuh negara mitra wicara yaitu Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Mesir, Tiongkok, dan Prancis. (Dwi/Jul)