ENG

Menteri: Pemerintah dan Pelaku Bisnis Janji Pererat Kerja Sama IORA

Jakarta, IORA – Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita menyampaikan komitmen Pemerintah dan pelaku bisnis yang tergabung dalam  Asosiasi Lingkar Samudera Hindia (Indian Ocean Rim Association/IORA) untuk  mempererat kerja sama dalam upaya mewujudkan cita-cita bersama.

“Sejarah tengah terukir. Pada ulang tahun IORA ke-20 ini, kita sepakat untuk membangun masa depan yang lebih baik di kawasan yang luas ini,’’ kata Menteri Enggartiasto dalam pembukaan Pertemaan Puncak  Bisnis IORA Pertama  2017 di Jakarta Convention Center (6/3).

Kawasan IORA – organisasi dengan  21 negara anggota yang berada di pesisir Samudera Hinda – mewakili populasi yang tengah berkembang secara pesat dan menawarkan potensi besar dalam hal perdagangan dan investasi. Negara-negara di kawasan ini telah terhubung selama berabad-abad melalui perdagangan, penyebaran agama, dan pertukaran budaya dengan laut sebagai pemersatu. “Sayangnya potensi kawasan IORA telah kita abaikan terlalu lama,’’ ujar Menteri Enggartiasto.  

Oleh karena itu, menurut Menteri  Enggartiasto, Pertemuan Puncak Bisnis IORA membahas isu-isu khusus yang menjadi perhatian bersama. Isu-isu khusus itu di antaranya terkait dengan   pemberdayaan dan globalisasi usaha kecil dan menengah (UKM), pemberdayaan perempuan melalui inovasi, digitalisasi dan akses keuangan, pariwisata, konektivitas, dan infrastruktur. 

Lebih jauh dalam laporannya, Menteri Enggartiasto mengungkapkan bahwa isu yang diangkat memang bukan isu baru dan mungkin terdengar “ketinggalan zaman” namun sebenarnya hal tersebut yang saat ini kita hadapi. “Bagaimana globalisasi bisa berjalan beriringan, memperkuat satu sama lain, dengan prinsip memajukan pertumbuhan ekonomi  yang adil dan berkelanjutan,’’ ujarnya lagi.  

Pertemuan Puncak Bisnis IORA ini sebelumnya didahului oleh pertemuan kecil yang dihadiri oleh perwakilan Kamar Dagang dan Industri  di kawasan IORA. Tujuannya adalah menyiapkan konsep Deklarasi Bersama Komunitas Bisnis IORA.  Elemen-elemen dari Deklarasi Bersama kemudian dibahas dan difinalisasi. Rencananya pada 7 Maret 2017 saat pelaksanaan KTT IORA dilaporkan kepada para pimpinan delegasi. (Ahmed Kurnia/Bambang Purwanto)