ENG

Indonesia Minta UEA Tingkatkan Kemitraan IORA-Mitra Wicara

Jakarta, IORA - Menlu Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu Uni Emirat Arab Maitha Salam Al Shamsi dan pemerintah Indonesia mendorong UEA meningkatkan kemitraan antara anggota Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (IORA) dengan negara-negara mitra wicara (dialogue partners).

"Dalam konteks IORA (Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia), UEA (Uni Emirat Arab) adalah negara anggota aktif IORA. Setelah Afrika Selatan, ketua IORA adalah UEA. Oleh karena itu, saya menitip beberapa hal terkait IORA kepada UEA. Pertama, masalah kemitraan anggota IORA dengan 'dialogue partners'," kata Menlu Retno Marsudi di Jakarta Convention Center (JCC), Senin.

Pertemuan bilateral tersebut dilakukan di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IORA.

Menlu Retno menilai penting bagi negara anggota IORA untuk melanjutkan dan meningkatkan kemitraan dengan "dialogue partners" yang sekarang ini masih belum optimal.

"Dalam pertemuan tingkat menteri IORA, saya mendorong agar tradisi berdialog dengan mitra wicara yang dimulai tahun lalu, baik di tingkat menteri dan pejabat tinggi, dapat dilanjutkan kembali," ujar dia.

Menurut Menlu RI, pemerintah UEA sangat menghargai permintaan Indonesia dan berkomitmen untuk melanjutkan apa yang diusulkan Indonesia.

Selain melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu UEA, Menlu Retno juga melakukan beberapa pertemuan bilateral lainnya di sela-sela PTM IORA, antara lain dengan Menlu Singapura Mohamad Maliki Bis Osman, Menlu Uni Komoro Mohamed Bacar Dossar, Menlu Mauritius Seetanah Lutchmeenaraidoo.

Pemerintah Indonesia memimpin pertemuan IORA sebagai ketua bersama dengan Pemerintah Afrika Selatan sebagai wakil ketua dan Australia sebagai ketua IORA periode sebelumnya.

Tema yang diangkat dalam Pertemuan IORA yang digelar pada masa keketuaan Indonesia itu adalah "Strengthening Maritime Cooperation for Peaceful, Stable, and Prosperous Indian Ocean" (Memperkuat Kerja Sama Maritim untuk Kawasan Samudra Hindia yang Damai, Stabil, dan Makmur).

Rangkaian Pertemuan IORA akan dilaksanakan pada 5-7 Maret. Acara IORA didahului pertemuan tingkat pejabat tinggi pada 5 Maret, pertemuan tingkat menteri pada 6 Maret, dan pertemuan tingkat tinggi atau KTT pada 7 Maret.

IORA yang terdiri atas 21 negara anggota adalah organisasi utama untuk kawasan Samudra Hindia dan memainkan satu peranan penting dalam memperkuat kerja sama keamanan regional.

Sumber: Antara