ENG

RI Siap Menyambut Kunjungan Pangeran Mahkota Persatuan Emirat Arab

Keterangan disini...

Jakarta, IORA - "Indonesia siap menyambut kunjungan kenegaraan Pangeran Mahkota Persatuan Emirat Arab (PEA), Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan yang akan berkunjung ke Indonesia tahun ini." tandas Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno L.P. Marsudi, dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Muda PEA, Dr. Maitha Salem Alshamsi, di sela-sela Pertemuan Dewan Menteri IORA di Jakarta Convention Center, sore hari ini.

Selain menyentuh rencana kunjungan kenegaraan, Menlu Retno dan Menteri Muda Maitha juga membahas upaya peningkatan kerja sama kedua negara dalam bidang politik dan keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya.

Indonesia dan PEA telah menandatangani MoU dalam Memberantas Perdagangan Manusia pada September 2015. "Indonesia berharap kedua negara dapat melanjutkan kerja sama pemberantasan terorisme dan kejahatan transnasional lainnya." lanjut Menlu Retno. Kerja sama dalam pertukaran informasi intelijen menjadi salah satu bentuk kerja sama yang dapat dijajaki.

Menlu Retno juga telah meminta dukungan PEA atas pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB pada periode 2019-2020.

Dalam bidang ekonomi, kedua negara sepakat untuk berupaya meningkatkan angka perdagangan dan investasi. Hal ini mengingat kecenderungan penurunan angka perdagangan kedua negara dan nilai investasi PEA di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Tercatat angka perdagangan kedua negara menurun dari USD 4,26 juta pada tahun 2014 menjadi USD 3,23 juta dan USD 2,93 juta pada tahun 2015 dan 2016. Sementara nilai realisasi investasi PEA di Indonesia menurun dari angka USD 25,36 juta dari 40 proyek pada tahun 2014 menjadi USD 19,25 juta dari 26 proyek pada tahun 2015.

Indonesia pun menyampaikan keinginan untuk berpartisipasi dalam Dubai Expo 2020, sebuah pameran internasional yang berlangsung dari Oktober 2020 hingga April 2021 di Dubai, dan menampilkan berbagai ide dan produk yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

Disisi lain, Menteri Muda Maitha menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia di IORA periode 2015 -2017, yang menurutnya "mencapai banyak kemajuan signifikan dan meletakan dasar bagi kerja sama lanjut di kawasan." Masih menurut Menteri Muda Maitha, kerja sama IORA dapat melibatkan keahlian para akademisi ataupun pakar di berbagai bidang.

Pertemuan sepanjang lima belas menit tersebut diharapkan akan mendorong peningkatan kerja sama kedua negara secara konkret pada masa mendatang.

Sumber: Kementerian Luar Negeri RI