ENG

Bussines Summit Hasilkan 11 Poin Deklarasi Bersama

Jakarta, IORA - Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association ( KTT-IORA) 2017, Selasa (7/3) antara lain akan membahas hasil pertemuan Business Summit  yang berakhir Senin sore kemarin, ada 11 poin deklarasi yang dihasilkan dalam pertemuan 21 kamar dagang negara anggota IORA yang tertuang dalam action plan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. Deklarasi bersama itu menitikberatkan pada pengembangan sektor perdagangan, usaha menengah kecil dan sedang, mengurangi hambatan perdagangan dan menciptakan konektivitas yang lebih baik di wilayah negara IORA.

Action plan itu sendiri merupakan dokumen yang memuat aksi untuk implementasi Jakarta Concord yang berisi visi dan norma kerja sama IORA ke depan dalam menghadapi tantangan kawasan. Di samping itu action plan juga akan memperkuat implementasi komitmen area prioritas dan lintas sektoral. “Kami sudah merumuskan, dan akan dituangkan dalam action plan. ini tidak akan berhenti di sini, dan akan ada monitoring,” ujar Rosan.

Rosan menjabarkan, rumusan yang dicanangkan para asosiasi pengusaha dari 21 negara anggota IORA, adalah aturan yang selama ini menghambat sektor perdagangan dan investasi dari seluruh negara anggota. Negara anggota juga menyepakati untuk melakukan promosi bersama.

Selain itu, akan ada pelatihan vokasi untuk setiap keterampilan di setiap perusahaan para negara anggota IORA. Kemudian, pembelajaran kepada para pengusaha muda untuk terjun dalam dunia wirausaha. Poin-poin itu, akan tercantum dalam action plan IORA.

“Ini untuk small medium enterprise, karena 90 persen ekonomi IORA di isi oleh small medium enterprise,” ujarnya.

Rosan optimistis, kesepakatan yang akan diteken itu bisa menguntungkan bagi seluruh negara anggota IORA. Sejumlah poin yang dirumuskan para asosiasi pengusaha negara anggota IORA, merupakan kesepakatan bersama, dan diinginkan oleh masing-masing kepala negara.

“Kami percaya bahwa negara-negara anggota IORA akan semakin membawa kepentingan untuk kita semua, termasuk perluasan perdagangan yang belum maksimal,” kata Rosan.

11 Poin Deklarasi Bersama

  1. Diversifikasi perdagangan dengan fokus UKM
  2. Mengeliminir hambatan perdagangan
  3. Meningkatkan perdagangan langsung
  4. Menjaga iklim investasi yang lebih inklusif dan kondusif
  5. Memobilisasi investasi asing dan swasta domestic
  6. Perhatian pada ketahanan pangan, manufaktur, pembangunan infrastruktur, kerjasama maritime, pariwisata, dan akses ke pasar modal dan keuangan
  7. Mengembangkan konektivitas yang lebih baik, melalui mobilisasi investasi swasta
  8. Kolaborasi di bidang edukasi, pelatihan, dan magang untuk meningkatkan ketrampilan dan kewirausahaan
  9. Memberdayakan perempuan dan pengusaha muda
  10. Perbaikan kebijakan publik
  11. Mendorong kerja sama berdasarkan kesetaraan dan keuntungan bersama. (Dwi-Jul)